Meniti Karir Menjadi Seorang Barista

Berapa kali anda pergi ke coffeeshop? Atau dimana saja coffeeshop yang anda datangi untuk melepas penat dan berkumpul bersama teman-teman anda? Rerata jawaban yang anda lontarkan pasti lebih dari satu kali dan ada banyak coffeeshop atau kedai kopi yang anda kunjungi bersama kawan anda.

Saat ini industri minuman salah satunya seperti coffeeshop banyak sekali bermunculan dan berkembang sangat pesat. Coffeeshop atau kedai kopi tidak hanya menjadi industri minuman semata, namun telah menjadi lifestyle bagi beberapa orang, sehingga tak dipungkiri penikmat kopi sejati seringkali datang dan menjadikan beberapa kedai kopi tersebut sebagai langganan dalam menyeruput kopi dan berbagi cerita bersama kawan-kawan.

Dalam prakteknya, coffeeshop tak lepas dari yang namanya Barista. Seorang Barista adalah nahkoda dan sosok garis terdepan dalam menciptakan kopi terbaik yang dibuatnya. Secangkir kopi nikmat yang akan disuguhkan kepada pelanggan dengan sepenuh hati adalah kunci kesuksesan sebuah kedai kopi.

Karir sebagai Barista, menjanjikan?

Saat masih kecil, rasanya kebanyakan anak-anak saat mendengar atau ditanya apakah profesi atau pekerjaan yang mau dipilih dan dijalani saat sudah dewasa. Jawabannya pasti tidak akan jauh-jauh dari profesi seperti dokter, arsitek, guru, ataupun pilot.

Namun seiring kemajuan zaman, pilihan profesi menjadi berkembang semakin luas. Siapa yang mengira, kini di era sekarang ada sebuah profesi yang disebut Barista. Akan tetapi, tak dapat dipungkiri profesi satu ini masih lekat dengan imej sebagai “hanya tukang kopi” di benak sebagian banyak orang. Hingga akhirnya, membuat kecenderungan orang-orang untuk berfikir bahwasanya profesi satu ini tidak memiliki jenjang karir selayaknya jenis pekerjaan lain.

Namun jangan salah, karena sebetulnya profesi Barista juga memiliki jenjang karir. Dikutip dari wawancara yang dilakukan oleh lifestyleokezone.com dengan Irvan Helmi, selaku pegiat kopi sekaligus pemilik kedai kopi ternama, Anomali Coffee.

“Jenjang karir Barista sebetulnya ada, seperti di Anomali Coffee sendiri dimulai dari probition, lalu lanjut ke jenjang junior Barista, kemudia naik lagi jadi senior Barista, lalu dari posisi tersebut akan ada lanjutan karir yang pecah arahnya tergantung pilihan masing-masing”. Pungkas Ivan

Pecah jalur arah yang dimaksud dari posisi senior Barista yang dimaksud oleh Irvan tersebut ialah, pemilihan bidang yang lebih spesifik yakni edukasi dan manajerial.

Tambah Irvan, Informasi yang mungkin jarang diketahui oleh orang banyak perihal profesi Barista bahwa sejak tahun 2016 akhir atau 2017 awal, profesi Barista sudah diakui oleh negara karena Dinas Pariwisata dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengukuhkan profesi Barista.

Apa yang dibutuhkan seorang Barista untuk menjadi sukses?

Menurut Gwilym Davies, pemenang World Champion Barista 2009 mengatakan, jika anda memiliki kesempatan dan ingin bekerja berkenaan dengan kopi, anda musti tahu bahwa kopi seharusnya ada di dalam cangkir, dan anda harus benar-benar mencintai kopi. Harus pula mencicipi kopi setiap hari untuk memastikan rasanya baik bagi pelanggan. Karena percuma membuat kopi jika anda tak tahu rasanya. Jangan pernah berhenti menambah pengetahuan mengenai kopi, serta alur cara untuk membuatnya. Selain itu, harus suka proses perubahan pada kopi untuk membuat jadi enak.

Davies mengatakan, di Indonesia sendiri menarik karena disini ada perkebunan kopi, memiliki budaya minum kopi, dan ada petaninya. Jadi, ini menjadi sangat menarik untuk menyaksikan pertumbuhan industri kopi di Indonesia. Ini mengapa, menurut Davies para pelaku industri kopi akan mencari petani kopi yang andal untuk menciptakan rasa yang lebih baik.

Lomba Barista juga seringkali diadakan seperti halnya World Champion Barista maupun Lomba Barista Nasional. Dari sini, mungkin seorang Barista yang profesional, unggul, dan berwawasan luas terkait dunia kopi dapat ditarik ke industri kedai kopi ternama. Mengingat pelaku industri kedai kopi pasti telah menyaksikan bagaimana para Barista meracik kopi dan mereka tertarik untuk merekrutnya.

Apabila anda berkarir sebagai Barisa tidak menutup kemungkinan tak hanya di level nasional saja, anda juga dapat melanjutkan karir anda sebagai Barista di luar negeri. Yang terpenting, anda selalu berusaha dan mau belajar mengenai dunia kopi bila anda memutuskan untuk terjun menjadi seorang Barista.

Apabila anda tertarik untuk belajar menjadi Barista, tidak salah lagi anda datang ke Bina Mutu Bangsa dalam mengambil program pendidikan short course Barista. Diselenggarakannya short course Barista bertujuan untuk mencetak tenaga terampil siap kerja di bidang Barista tingkat ahli pratama yang siap untuk melaksanakan kegiatan operasional Barista mulai dari penanganan pesanan tamu sampai dengan farewell.

Skill & knowledge yang akan dipelajari mengenai Introduction to hospitality, Introduction to Barista, Communication skill, English special purpose, Service excellent, Espresso/latte/cappuccino making, serta mata kuliah lainnya diajarkan melalui teori dan praktek secara langsung. Durasi belajar untuk program short course ditempuh dalam waktu 3 bulan dengan proporsi belajar 30% teori dan 70% praktek.

Menarik? Datang dan buktikan sekarang juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Halo Selamat Datang di Bina Mutu Bangsa! Ada yang bisa kami bantu?^_^
Powered by