Penandatangan MOU Program Perisai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Bina Mutu Bangsa

BPJS Ketenagakerjaan beberapa waktu lalu meluncurkan satu fokus program yang akan berjalan yaitu Perisai, pada senin, 5 Februari 2018. Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Nasional) merupakan sebuah inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui sistem keagenan untuk mengakuisisi pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

BPJS Ketenagakerjaan mengadopsi PERISAI dari konsep Sharoushi dan Jimmikumiai yang berasal dari negara Jepang, dan disempurnakan dengan pemanfaatan teknologi informasi berbasis digital untuk kemudahan operasional dan meminimalisir resiko terjadinya fraud. Implementasi dari PERISAI sendiri juga didukung oleh sistem perbankan untuk memastikan transaksi keuangan berjalan dengan baik, yaitu Bank CIMB Niaga dan Bank BNI.

Lalu BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan sosialisasi, memberikan arahan dan pemahaman mengenai keuntungan dan jaminan bagi pekerja untuk dapat melindungi diri dari kejadian yang tak diinginkan selama bekerja seperti kecelakaan kerja yang akan tercover dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

apa itu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian?

Menurut PP No.44 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) adalah manfaat berupa uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan yang diberikan pada saat peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Jaminan Kecelakaan Kerja memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan pada saat dimulai berangkat kerja sampai tiba kembali dirumah atau menderita penyakit akibat hubungan kerja. Iuran untuk program JKK ini sepenuhnya dibayarkan oleh perusahaan. Perincian besarnya iuran berdasarkan kelompok jenis usaha sebagaimana tercantum pada iuran.

Manfaat program JKK menjadi semakin baik karena adanya perubahan peningkatan manfaat sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2019 tentang perubahan atas PP Nomor 44 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

bagaimana BPJS Ketenagakerjaan dapat menjalankan program perisai, merangkul pekerja non formal hingga ke pelosok?  

BPJS Ketenagakerjaan menetapkan sebuah langkah yang memungkinkan untuk dapat menjangkau seluruh pekerja non formal dengan bekerjasama melalui lembaga maupun agen personal, seperti halnya Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)  Bina Mutu Bangsa yang telah resmi sebagai kantor PERISAI.

Resmi sebagai kantor PERISAI, Bina Mutu Bangsa nantinya dapat mensosialisasikan apa itu program PERISAI beserta manfaatnya kepada pekerja-pekerja non formal misal pedagang, nelayan, buruh dan tani dan lainnya. Menyinggung tentang iuran bulanannya, pembayaran iuran pertama dapat lewat Bina Mutu Bangsa, dan untuk selanjutnya dapat dibayarkan langsung ke BPJS Ketenagakerjaan terdekat/domisili masing-masing peserta.

Komentar ditutup.

Open chat
Halo Selamat Datang di Bina Mutu Bangsa! Ada yang bisa kami bantu?^_^
Powered by