Bina Mutu Bangsa Gandeng Hotel Royal Tulip Gunung Geulis Sebagai Lokasi Pelatihan HRD dan Engineering Swarga

Pilihan terbaik saat berencana melakukan training adalah penentuan lokasi yang tepat serta instruktur yang ahli pada bidangnya. Lokasi yang tepat dapat mempermudah peserta training, juga manfaat ilmunya untuk peserta sangat besar ketika sosok pengajar adalah orang yang telah lama terjun menangani bidang tertentu.

Mengapa lokasi menjadi indikator penting dalam mengadakan pelatihan? Karena, lokasi yang baik (persis dengan lokasi kerja peserta) dapat memudahkan mereka untuk lebih memahami bagaimana implementasi kerja secara langsung.

Hal yang sama tentu dilakukan oleh Bina Mutu Bangsa saat menjalani training HRD and Engineering bersama dengan Swarga Lodge and Homestay. Agar memudahkan peserta praktik, BMB turut serta menggandeng salah satu hotel bintang lima di Kota Bogor yaitu Royal Tulip Gunung Geulis.

Kerjasama yang dilakukan antara BMB dan Royal Tulip Gunung Geulis adalah training dapat dilakukan di hotel tersebut atas keperluan praktik, juga salah satu staff hotel bintang lima tersebut memiliki andil untuk berperan sebagai instruktur/praktisi.

Pelatihan HRD and Engineering ini melibatkan total 6 pengajar, meliputi 2 trainer dari Bina Mutu Bangsa, 1 praktisi dari Wisma Makara UI, serta 3 praktisi dari Hotel Royal Tulip Gunung Geulis.

Dalam memilih partner kerjasama, ada beberapa pertimbangan perihal BMB memilih untuk menggandeng Royal Tulip saat men-training peserta dari Swarga. Hal itu disebabkan, Royal Tulip dan Swarga Lodge and Homestay memiliki kesamaan pada lokasinya yang berada di dataran tinggi.

Selain itu, Swarga yang ingin berbenah total agar dapat menjadi akomodasi penginapan terbaik dapat belajar secara langsung kepada Hotel Royal Tulip yang notabenenya sudah berpredikat 5 star hotel.

Swarga Lodge and Homestay berniat investasi besar-besaran di pengembangan SDM. Hal itu dibuat atas dasar di tahun 2021, mereka membangun sebuah resort premium berharga 3,5 juta/malam dan ingin meningkatkan omzet 200% di 2021.

Tidak berlebihan mengapa Swarga melakukan hal sedemikian rupa. Seiring berkembangnya ekonomi dan pembangunan indonesia, membuat sektor perhotelan ikut berkembang signifikan.

Banyak hotel-hotel yang dibangun di wilayah Indonesia dari Aceh sampai Papua. Ini tidak terlepas karena Indonesia mulai mengeksplor pariwisata Indonesia yang membuat para wisatawan lokal dan mancanegara mengunjungi tempat pariwisata di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Halo Selamat Datang di Bina Mutu Bangsa! Ada yang bisa kami bantu?^_^
Powered by