Hospitality “Ubah Wajah” Subaru di Kancah Otomotif Nasional

Hospitality

Hospitality merupakan hal yang mutlak di dalam pekerjaan. Tidak sekadar menunjukkan keramahtamahan, karena dengan memiliki sikap hospitable atau service excellence, akan memiliki kesan positif dari tamu maupun klien perusahaan.

Oleh sebab itu, hampir seluruh pekerjaan ada kaitannya dengan hospitality, tak terkecuali dengan frontliner dari perusahaan otomotif sekalipun. Kali ini inisiatif datang lewat perusahaan otomotif yang telah comeback di Indonesia dan melatih karyawannya dengan training hospitality, yaitu Subaru.

Setelah absen kurang lebih tujuh tahun, kini Subaru tengah bersiap berkiprah kembali ke pasaran otomotif nasional. Terkini, produsen kendaraan roda empat asal Jepang itu tengah bersiap menyapa kembali khalayak pecinta otomotif dalam negeri. Dibawah ATPM yang baru yaitu PT Plaza Auto Mega, Subaru ingin mengembalikan kepercayaan publik dengan mengembalikan brand awarnessnya lewat pelatihan hospitality.

Untuk menampilkan brand awareness Subaru yang lebih baik, PT Plaza Auto Mega akhirnya melakukan pelatihan hospitality dengan menggandeng Bina Mutu Bangsa. Pelatihan hospitality yang dilaksanakan selama dua hari pada 19 dan 20 Juli 2022 itu diikuti oleh karyawan internal dan eskternal Subaru sebanyak 32 peserta mulai dari usia 21 sampai 25 tahun.

Tampil perdana di acara pameran otomotif tahunan yaitu GIIAS 2022 di Ice BSD, Subaru menginginkan adanya “cerminan wajah” yang lebih apik dan berkesan di booth Subaru. Acara tersebut menjadi ajang pembuktian dan panggung bagi Subaru untuk mendapat kepercayaan publik kembali. Oleh karenanya PT Plaza Auto Mega memberikan pelatihan kepada karyawannya melalui pelatihan hospitality yang diselenggarakan di Alam Sutera, Tangerang.

Hospitality

Durasi training hospitality yaitu 9 jam/hari dan terbagi dalam dua batch dengan rincian sekitar 15 peserta per batchnya. Adapun materi pelatihan hospitality yang diselenggarakan bersama Bina Mutu Bangsa meliputi intro to hospitality, communication skill, teknik negosiasi, serta di penghujung training terdapat sesi role play atau simulasi antara penjual dan pembeli (buyer meet seller).

Target training hospitality yang ingin dituju Subaru ialah awareness dan sales, agar nantinya frontliners lebih intimate (kedekatan emosi dan psikologis kepada calon buyer) dan memberikan kepercayaan lebih kepada klien mereka. Diharapkan pelatihan hospitality Subaru bersama Bina Mutu Bangsa bisa meningkatkan brand awareness Subaru kembali.

Peran Penting Brand Awareness

Hospitality

Brand awareness sangat penting bagi bisnis apa saja. Karena hal tersebut dapat mempengaruhi konsumen membeli produk atau layanan jasa untuk pertama kalinya. Selain itu, brand awareness biasa digunakan sebagai alat ukur kinerja sebuah merek.

Brand awareness berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian suatu produk baik barang maupun jasa. Pentingnya mempunyai brand awareness yang kuat merupakan kunci bagi perusahaan agar bisa unggul dalam persaingan bisnis.

Disamping itu, brand awareness juga merupakan sesuatu yang tidak bisa diukur dengan angka yang pasti. Meski demikian, ada beberapa tolok ukur yang bisa menandakan keberhasilan kesadaran merek. Tolok ukur brand awareness meliputi traffic, social engagement, social listening serta pencarian di google.

Walaupun demikian Subaru sangat positif berinisiatif menambahkan hospitality sebagai poin plus agar masyarakat pecinta otomotif menyadari kembali akan keberadaan mereka dengan sisi pendekatan keramahtamahan oleh frontlinernya.

Baca Juga: BMB Beri Pelatihan Keterampilan Barista Untuk Persiapan Pensiunan TNI AU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *