HRD and Engineering Training, kerjasama untuk ketiga kalinya antara Bina Mutu Bangsa dan Swarga Lodge and Homestay

Setiap perusahaan yang beroperasi pastinya memiliki harapan untuk selalu berkembang ke arah yang lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Entah dengan cara apapun, setiap pemilik perusahaan akan melakukan sesuatu agar para pekerja atau karyawan sebagai penopang perusahaan tersebut selangkah lebih maju dan dapat mengeluarkan potensi terbaiknya demi kemajuan perusahaan.

Langkah-langkah yang diambil oleh pemilik perusahaan tentu beragam. Bisa jadi mereka merombak beberapa personil manajemen perusahaan yang dirasa kurang berkontribusi, atau bisa juga memberikan pelatihan kepada pekerjanya. Seperti salah satu contohnya yaitu mengadakan pelatihan atau training, yang tujuannya tak lain adalah memperbaiki kinerja karyawan agar dapat lebih baik lagi.

Melakukan pelatihan atau training kepada karyawan untuk meningkatkan kualitas pekerja barangkali merupakan suatu kewajiban yang harus diberi perusahaan. Tak pandang bulu apapun posisi karyawan pada perusahaan tersebut dan bergerak dibidang apa perusahaannya, mereka wajib mendapatkan pelatihan, tak terkecuali bagian hrd dan engineer.

Seperti contohnya dalam industri hotel dan resort, memiliki pekerja atau karyawan yang memiliki jobdesc masing-masing sebagai penopang perusahaan adalah hal yang lumrah. Apapun posisi yang sedang dijabat memiliki peran masing-masing untuk menjaga stabilitas perusahaan. Begitupun dengan HRD atau Human Resources Departement atau bagian sumber daya manusia didalam sebuah perusahaan.

HRD adalah salah satu posisi yang sentral dalam sebuah perusahaan, karena tugasnya adalah menerapkan kebijakan, peraturan, dan strategi perusahaan untuk karyawan, dan menjaga hubungan yang baik antara karyawan dengan perusahaan.

Departemen HR merupakan suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perusahaan. Karena berdirinya sebuah perusahaan selalu diikuti dengan HRD yang memiliki fungsi menaungi sistem hubungan kerja antara perusahaan dengan karyawan.

Kerja HRD akan selalu berkaitan dengan kesejahteraan karyawan baik yang bersifat pendidikan maupun honor karyawan, perekrutan karyawan, serta segala kebijakan yang berhubungan langsung dengan karyawan.

Kebijakan yang berkaitan dengan karyawan dapat berupa tunjangan kesehatan, kompensasi, pesangon, pelatihan kerja karyawan, serta sistem komunikasi yang dapat dijadikan landasan kerjasama antara karyawan dengan perusahaan.

Mengingat begitu pentingnya keberadaan HRD di dalam sebuah perusahaan, maka orang-orang yang ada didalam departemen HRD biasanya bukanlah orang biasa yang tidak memiliki kemampuan manajerial. Pada umumnya, orang-orang yang mengisi posisi HR merupakan orang pilihan dengan latar belakang pendidikan yang sudah ditentukan berdasarkan standar pendidikan minimal karyawan perusahaan.

Satu departemen penting lainnya yang sering kita lupakan adalah engineering department di dalam hotel yang aktif beroperasi. Engineering adalah istilah yang selama ini populer digunakan untuk bagian teknik.

Engineering lebih berkaitan dengan era layanan tamu yang meliputi keamanan, perbaikan, pemeliharaan, dan pengembangan. Peran engineering department adalah salah satu yang sangat penting dalam operasional hotel. Sebagai pendukung operasi, engineering department mutlak harus memiliki staff berkemampuan baik dalam melaksanakan jobdesc nya. 

Teknik atau sektor perhotelan di departemen engineering bertanggung jawab atas pelaksanaan, pengawasan, operasi dan pembiayaan biaya properti , pemeliharaan dan energi, dan segala sesuatu yang lain bahwa properti atau fasilitas di seluruh hotel. Secara umum, menurut redline dan stipannuk pengoperasian tujuan departemen teknik adalah :

  1. Melindungi investasi fisik bangunan fasilitas
  2. Mengatur Biaya pemeliharaan
  3. Anggota dukungan yang diperlukan untuk keseluruhan kepuasan tamu
  4. Peran dalam mendukung efisiensi operasional departemen lain
  5. Meminimalkan biaya menggunakan energi untuk mengoperasikan fasilitas
  6. Potensi meminimalkan masalah keamanan

Terlihat jelas betapa pentingnya bagian engineering department jika kita jabarkan peran mereka. Bayangkan apabila tidak ada seorang engineer atau kinerja mereka yang buruk jauh dari ekspektasi pemilik, mungkin infrastruktur dalam hotel tidak terurus, peralatan-peralatan banyak yang rusak, saluran air bocor dimana-mana, maka hotel tidak akan beroperasi dengan baik dan hanya mendatangkan kerugian besar.   

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang tadi disebutkan, Swarga Lodge and Homestay, salah satu resort yang berada di kota Jambi ini berinisiatif melakukan investasi besar untuk melakukan pembenahan dengan memberikan training kepada pegawainya lewat lembaga Bina Mutu Bangsa sebagai mitra pelatihan.  

Bina Mutu Bangsa mengadakan pelatihan HRD and Engineering dengan Swarga Lodge and Homestay pada 7-12 Desember 2020 di dua lokasi yaitu Head Office Bina Mutu Bangsa dan Royal Tulip Gunung Geulis Bogor, Jawa Barat.

Setelah sebelumnya melakukan training dalam bidang yang lain, training HRD and Engineering adalah pelatihan yang ketiga kalinya Swarga bersama Bina Mutu Bangsa dalam rangka pembenahan pencatatan kinerja karyawan Swarga dan pekerjaan engineering.

Pelatihan dilakukan selama 5 hari, dengan 3 hari observasi ke hotel Royal Tulip Gunung Geulis, untuk diberikan pemaparan langsung dengan HRD dan Engineering, serta bagaimana prosedural pekerjaan di 5-star hotel dengan owner dari luar negeri.

Pelatihan HRD and Engineering ini melibatkan total 6 pengajar, meliputi 2 trainer dari Bina Mutu Bangsa, 1 praktisi dari Wisma Makara UI, serta 3 praktisi dari Hotel Royal Tulip Gunung Geulis.

Swarga sudah 3 kali menggandeng Bina Mutu Bangsa dengan niat investasi besar-besaran di pengembangan SDM. Harapannya adalah terbenahinya semua prosedural pekerjaan yang terdapat di Swarga Resort. Dan bagi yang tidak sesuai dengan prosedur dan KPI (key performance indicator), jawabannya jelas yaitu akan diberhentikan. Hal itu dibuat atas dasar di tahun 2021, mereka membangun sebuah resort premium berharga 3,5 juta/malam dan ingin meningkatkan omzet 200% di 2021.

Bukan hal yang muluk-muluk mengapa Swarga melakukan hal sedemikian rupa. Seiring berkembangnya ekonomi dan pembangunan indonesia, membuat sektor perhotelan ikut berkembang signifikan.

Banyak hotel-hotel yang dibangun di wilayah indonesia dari Aceh sampai Papua. Ini tidak terlepas karena Indonesia mulai mengeksplore pariwisata Indonesia yang membuat para wisatawan lokal dan mancanegara mengunjungi tempat pariwisata di Indonesia.

Tentu hal ini menjadi ajang penentuan bagi akomodasi penginapan untuk dapat menunjukkan siapa yang terbaik dalam kualitas dan kuantitasnya sebagai akomodasi penginapan dengan pelayanan terbaik bagi tamu begitu pula dengan yang Swarga lakukan.

Terimakasih kami ucapkan kepada Swarga Lodge and Homestay telah menjadi mitra pelatihan kami hingga menggelar pelatihan untuk ketiga kalinya. Doa dan harapan besar kami untuk Swarga Lodge and Homestay agar dapat menjadi akomodasi penginapan terbaik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Salam hospitality!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Halo Selamat Datang di Bina Mutu Bangsa! Ada yang bisa kami bantu?^_^
Powered by