Masa Purnabakti Anda Telah Dekat? Rencanakan Dengan Pelatihan Kewirausahaan Masa Persiapan Pensiun

Pegawai memiliki masa produktif kerja kira-kira hingga menginjak usia 50 tahun ke atas. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2015, yang menentukan Batas Usia Pensiun bagi Pekerja adalah 56 (lima puluh enam) tahun. Bagi pegawai yang akan menghadapi masa pensiun dan ingin tetap aktif setelahnya mungkin harus merencanakan program untuk berwirausaha.

Masa Persiapan Pensiun (MPP) menjadi masa yang cukup mengkhawatirkan bagi kalangan pegawai yang usianya menginjak 50 tahun keatas yang belum mempunyai perencanaan menjelang purnabakti. Perencanaan kegiatan yang terpenting untuk tetap produktif ketika memasuki pensiun agar dapat memberikan penghasilan tambahan.

Adapun fakta dan peringatan yang perlu Anda ketahui, dikutip dari bramardiyanto.com :

  1. 9 dari 10 orang tidak siap untuk pensiun
  2. Kehilangan 80-90% penghasilan
  3. Dana pensiun yang didapat habis dengan cepat
  4. Perubahan gaya hidup yang tidak sama ketika anda masih bekerja
  5. 65% orang tidak sanggup membiayai hidup pasca purna tugas
  6. Hanya 5% saja orang yang sudah siap menghadapi masa pensiun

Tidak salah memang jika masa pensiun menjadi momok menakutkan pegawai yang tidak memiliki rencana matang setelah masanya pensiun telah tiba. Padahal memiliki program berwirausaha untuk menghadapi masa pensiun adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan sedikitpun untuk menjamin hari tua yang menyenangkan.

source : freepik.com

Mengapa mempertimbangkan untuk berwirausaha menjadi suatu keharusan?

Kebanyakan orang memberikan alasan, bekerja setelah pensiun menyediakan kepuasan lebih dari sekedar menerima gaji pensiun saja. Cara ini memberikan kebahagiaan dan tujuan mereka sendiri.

Manfaat Berwirausaha Setelah Masa Pensiun

  • Bekerja membantu Anda tetap sehat secara fisik dan mental
source : freepik.com

Aktif bekerja tidak hanya menunda timbulnya penyakit yang berkaitan dengan usia seperti demensia, tetapi juga bermanfaat menjaga kesehatan mental dan fisik secara aktif, sehingga membantu Anda merasa lebih muda lagi. Bekerja juga membuat Anda aktif secara sosial dan mencegah kebosanan, mengalihkan pikiran agar tidak kesepian, dan dapat memberikan kepuasan tersendiri.

  • Anda Bisa Menikmati Pekerjaan Dengan Peran Berbeda
source : freepik.com

Seperti banyak orang, saat masih aktif bekerja full time, Anda mungkin hanya berfokus pada pekerjaan utama Anda. Setelah pensiun, dengan berwirausaha Anda mungkin dapat mencoba mengambil peran berbeda yang lebih memuaskan atau memerlukan jam kerja lebih sedikit.

  • Anda bisa bekerja part time
source : freepik.com

Bekerja penuh waktu harus berarti harus mencurahkan seluruh pikiran dan tenaga di lingkungan pekerjaan Anda sebelumnya, tentu saja hal ini terkadang mengurangi waktu luang Anda untuk keluarga di rumah. Namun, dengan berwirausaha selain menawarkan keuntungan finansial, Anda juga masih memiliki pekerjaan dengan jam kerja lebih sedikit dan lebih fleksibel.

  • Anda ingin mencoba hobi yang Anda sukai sebagai penghasilan

Setelah Anda mulai menerima uang pensiunan bulanan, Anda mungkin ingin melakukan suatu kegiatan yang memang benar-benar Anda cintai daripada hanya menganggur dan mengandalkan pensiun bulanan. 7 dari 10 orang Indonesia masih ingin bekerja di usia yang terbilang tidak produktif. Nah, dengan berwirausaha memungkinkan Anda mencoba karir baru untuk melakukan sesuatu yang Anda nikmati, meskipun mungkin dari segi keuntungan memang tidak sama seperti saat Anda bekerja sebelumnya. Tapi setidaknya cara ini memberi kebahagiaan tersendiri bagi para pensiunan.

  • Menghindari kebosanan
source : moceanic.com

Setelah usia produktif dihabiskan untuk bekerja penuh waktu sesuai ‘perintah’, banyak orang pensiunan tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah pensiun nanti. Beberapa orang hanya tidak tahu kegiatan apa yang seharusnya dilakukan setelah pensiun.

Setelah terbiasa menghabiskan waktu terikat masa kerja, tanpa ada kegiatan membuat hari-hari pensiunan tidak terstruktur dan terasa jenuh. Akhirnya, banyak penyakit justru mudah sekali menyerang orang-orang setelah pensiun karena kurangnya aktivitas secara mental dan fisik.

Bekerja setelah pensiun dapat memberikan Anda kepuasan, koneksi ke masyarakat, dan tentu saja pemenuhan finansial yang tetap masih berjalan diluar uang pensiun. Tapi berwirausaha setelah pensiun tidak harus Anda lakukan jika memang Anda tidak ingin – atau jika Anda terkendala fisik yang tidak memungkinkan untuk melakukannya. Sekarang, banyak orang sudah berani mempersiapkan diri merencanakan berwirausaha tiga sampai empat tahun lebih awal dari masa pensiunnya. Karena mereka sadar diri, memiliki usaha sendiri bermanfaat untuk meningkatkan tambahan uang diluar gaji pensiun mereka.

Kini Bina Mutu Bangsa hadir dengan Program Pelatihan Kewirausahaan Persiapan Masa Pensiun. Pelatihan kewirausahaan ini diperuntukkan bagi para pegawai yang berada dalam masa persiapan pensiun.

Tujuan diselenggarakannya Program Pelatihan Kewirausahaan Persiapan Masa Pensiun ini untuk menjadikan seorang pensiunan yang hebat dalam hal spiritual maupun finansial. Kesiapan secara psikologi menjadi penting mengingat pensiunan rentan akan stress. Selain itu bagaimana menyiapkan masa pensiun untuk berwirausaha.

source : freepik.com

Program Pelatihan Kewirausahaan Persiapan Masa Pensiun bertujuan membentuk seorang pensiunan menjadi seorang pensionpreneur atau seseorang yang pernah bekerja di perusahaan orang lain dan memutuskan untuk menjadi seorang pebisnis.

Program ini dirancang khusus bagi perusahaan, institusi pemerintahan, komunitas dan lembaga lainnya yang akan memberikan pelatihan wirausaha untuk persiapan pensiun untuk para pegawainya. Bentuk pelatihan kewirausahaan persiapan masa pensiun ini cukup unik yaitu berupa pelatihan berbasis kewirausahaan, melalui format training, workshop, coaching, monitoring dan consulting.

Dalam pelatihan yang berbasis kewirausahaan, Bina Mutu Bangsa School of Hospitality mempunyai tiga klasifikasi pelatihan. Pertama, pelatihan dengan materi soft skill (penguatan mindset wirausaha dan spiritual). Kedua, pelatihan dengan materi hard skill (penguatan untuk menciptakan produk dan product costing). Ketiga, pelatihan dengan coaching & consulting (pendampingan dalam menjalani usaha seperti pemasaran, analisa pasar, monitoring produk, pengembangan produk dan lain-lain).

Mari, mulai dari sekarang rencanakan hari tua Anda yang produktif dengan mengikuti Program Pelatihan Wirausaha Masa Persiapan Pensiun hanya di Bina Mutu Bangsa School of Hospitality.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Halo Selamat Datang di Bina Mutu Bangsa! Ada yang bisa kami bantu?^_^
Powered by