
Pelatihan Tata Boga Institut Pariwisata Trisakti – Di era persaingan global, pendidikan vokasi menjadi salah satu solusi strategis untuk mencetak tenaga kerja yang siap pakai. Lembaga Kursus dan Pelatihan hadir sebagai jembatan antara keterampilan praktis dan kebutuhan industri. Namun, agar lulusan LKP memiliki daya saing lebih tinggi, diperlukan sinergi dengan perguruan tinggi dan dunia usaha.
Bina Mutu Bangsa, sebagai lembaga yang fokus pada pengembangan mutu pendidikan vokasi, menjalin kerjasama dengan Institut Pariwisata Trisakti (IP Trisakti). Kolaborasi ini diperkuat dengan dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN melalui Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN).
Sinergi tiga pihak ini menghadirkan pelatihan nyata, seperti workshop Tata Boga pembuatan kue kering bagi UMKM binaan, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan tetapi juga membuka peluang pendidikan lanjutan.
Pelatihan diselenggarakan pada 20-21 Desember 2025 di Institut Pariwisata Trisakti, Tanah Kusir, yang diikuti oleh Ibu Rumah Tangga sekitar PLN berjumlah 10 orang.
Pada hari pertama, peserta membuat dua jenis kue kering, yakni kue nastar dan kastangel. Di hari berikutnya, peserta membuat kue putri salju dan kacang. Kegiatan berlangsung penuh antusias, diselingi dengan canda tawa. Instruktur berbagi macam-macam tips dan trik saat mengolah adonan kue.
Di sini, Bina Mutu Bangsa memposisikan diri sebagai penghubung yang memadukan pelatihan vokasi dengan praktik industri dan akses akademik. Dalam program di IP Trisakti, BMB memastikan kurikulum pelatihan tidak hanya fokus pada “cara membuat” produk, tetapi juga “cara menjual” dan “cara mempertahankan kualitas” melalui standar operasional sederhana yang bisa langsung diterapkan oleh UMKM.
Chairul Salim M.Par, selaku instruktur dalam pelatihan mendorong peserta untuk:
- Menetapkan standar mutu: resep konsisten, pengukuran akurat, dan proses produksi yang higienis.
- Mengenali pasar: memahami segmen pelanggan, preferensi rasa, dan strategi harga yang realistis.
- Membangun identitas produk: kemasan menarik, label jelas, dan pesan merek yang mengena.
- Mengelola biaya: kalkulasi bahan baku, margin, dan skala produksi yang berkelanjutan.
IP Trisakti sendiri menyediakan lingkungan belajar yang kondusif, instruktur berpengalaman, dan protokol praktik yang sesuai standar akademik. Fasilitas kampus mendukung pengalaman belajar yang menyeluruh: seperti ruang praktik, alat produksi, hingga sesi evaluasi.
Melalui kerja sama ini, IP Trisakti berperan sebagai “gerbang” yang mempermudah transisi dari pelatihan vokasi ke jalur akademik, khususnya bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu hospitality, kuliner, atau manajemen pariwisata.
Bekerja bersama BMB dan memanfaatkan ekosistem IP Trisakti, program ini menjadi contoh pelibatan multi-pihak yang sehat. Ada transfer ilmu, pendampingan, dan standar sederhana yang bisa diulang—menciptakan efek bola salju bagi komunitas sekitar.
Ketika perusahaan, lembaga pelatihan, dan perguruan tinggi berjalan selaras, pelatihan menjadi pengalaman yang berdampak, bukan sekadar acara.
Implementasi kerjasama antara Bina Mutu Bangsa dan IP Trisakti, dengan dukungan program CSR PLN melalui YBM, adalah bukti bahwa pendidikan vokasi bisa menjadi gerbang ke masa depan yang lebih luas. Pelatihan di kampus, pendampingan instruktur, dan kedekatan dengan dunia usaha menciptakan pengalaman belajar yang menyentuh kebutuhan nyata.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang program pelatihan kami di:
Instagram: @binamutubangsa
