
Satuan Brimob Kelapa Dua Depok menyelenggarakan Pelatihan Food Product yang berfokus pada keterampilan pengolahan makanan.
Program ini dirancang untuk memberikan bekal tambahan di luar tugas kepolisian, sehingga personel memiliki kemampuan praktis dalam bidang kuliner dan wirausaha.
Peserta pelatihan berjumlah 12 personel polisi dari satuan Brimob Kelapa Dua Depok. Pelatihan dilaksanakan di SPPG Brimob area tersebut, sebuah fasilitas yang mendukung kegiatan pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi anggota kepolisian.
Program berlangsung pada 9 Juli 2025. Momentum pertengahan tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk memberikan penyegaran sekaligus menambah wawasan baru bagi personel, sehingga mereka dapat kembali bertugas dengan semangat dan keterampilan tambahan.
Mengapa pelatihan ini penting? Karena keterampilan kuliner tidak hanya berguna untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga membuka peluang usaha.
- Kemandirian ekonomi dapat diperkuat melalui keterampilan wirausaha di bidang makanan.
- Pengolahan makanan sehat dan higienis mendukung gaya hidup yang lebih baik bagi personel dan keluarga.
- Diversifikasi keterampilan membantu anggota memiliki bekal tambahan di luar tugas utama sebagai aparat keamanan.
- Peluang bisnis kuliner di Indonesia sangat besar, sehingga keterampilan ini bisa menjadi modal berharga di masa depan.
Pelatihan dilakukan dengan pendekatan praktis agar peserta benar-benar memahami proses pengolahan makanan. Beberapa metode yang digunakan antara lain:
- Praktik langsung memasak, mulai dari pemilihan bahan, teknik pengolahan, hingga penyajian.
- Pembekalan standar higienis, agar produk makanan yang dihasilkan aman dikonsumsi dan sesuai standar kesehatan.
- Simulasi wirausaha kuliner, di mana peserta belajar tentang pengemasan, pemasaran, dan strategi penjualan produk makanan.
- Diskusi interaktif, yang memungkinkan peserta berbagi ide dan pengalaman, serta membangun motivasi untuk mencoba usaha kuliner.
Pelatihan Food Product untuk MBG Brimob Kelapa Dua Depok merupakan langkah strategis dalam membekali personel dengan keterampilan tambahan yang bermanfaat.
Dengan fokus pada kuliner dan wirausaha, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi anggota kepolisian.
