Pelatihan Hospitality – Dalam dunia industri yang semakin menuntut profesionalisme, kualitas pelayanan bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi sudah menjadi wajah utama perusahaan. Hal inilah yang mendorong PT. Sumberdaya Arindo (SDA) menyelenggarakan Pelatihan Hospitality 5-Star selama tiga hari di Site Tanjung Buli, Halmahera, pada 19–21 September 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh para Housekeeper, Driver, Security, dan Staff General Affairs (GA) yang bertugas di mess site perusahaan. Sebagian besar peserta merupakan tenaga kerja lokal yang belum pernah mendapatkan pelatihan formal di bidang hospitality. Padahal, mereka kerap berhadapan langsung dengan tamu-tamu penting, termasuk Menteri dan Wakil Menteri ESDM yang melakukan kunjungan kerja ke site.
Dengan latar belakang tersebut, pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan pelayanan berstandar internasional, baik dari sisi soft skill maupun hard skill. Pendekatan yang digunakan menggabungkan teori, simulasi, dan praktik langsung, dengan harapan peserta mampu menerapkan prinsip service excellence dalam setiap interaksi kerja.

Hari Pertama
Hari pertama pelatihan difokuskan pada pembentukan mindset dan pemahaman dasar tentang dunia hospitality. Materi yang disampaikan meliputi:
- Intro to Hospitality: Mengenalkan konsep dasar hospitality sebagai seni melayani dengan empati dan profesionalisme.
- Service Excellence: Menekankan pentingnya kualitas layanan yang konsisten dan berorientasi pada kepuasan tamu.
- Komunikasi Efektif: Mengajarkan teknik komunikasi verbal dan nonverbal yang tepat dalam situasi kerja.
- Etika Kerja: Membahas nilai-nilai integritas, tanggung jawab, dan sikap profesional dalam lingkungan kerja.
- Handling Complaint: Memberikan strategi dalam menghadapi keluhan tamu secara tenang, solutif, dan elegan.
Hari Kedua
Observasi Lapangan dan Role Play
Memasuki hari kedua, pelatihan mulai menyentuh aspek teknis yang lebih spesifik. Materi yang diberikan antara lain:
- Housekeeping: Mengenalkan standar kebersihan dan penataan ruang yang berlaku di industri perhotelan.
- Equipment and Maintenance: Memberikan pemahaman tentang alat-alat kerja housekeeping dan cara merawatnya.
Setelah sesi teori, peserta diajak melakukan role play di area pantry. Di sini mereka diperkenalkan dengan sistem decoy, yaitu metode pengaturan alat dan bahan agar efisien dan mudah diakses.
Hari Ketiga
Hari terakhir menjadi puncak dari seluruh rangkaian pelatihan. Fokus utama adalah praktik langsung, dengan materi sebagai berikut:
- Table Set-up: Teknik penataan meja makan sesuai standar F&B service.
- Sequences of Service F&B: Urutan pelayanan makanan dan minuman yang sistematis dan ramah.
- Folding Napkin: Seni melipat serbet sebagai elemen estetika dalam pelayanan.
- Driver and Security Manners: Etika kerja dan sikap profesional dalam menjalankan tugas lapangan.
- Make-up Room untuk Kamar VIP: Praktik menata kamar tamu penting dengan perhatian pada detail.
- Towel Art: Teknik melipat handuk menjadi bentuk-bentuk artistik sebagai bentuk pelayanan personal.
Dengan membekali tenaga lokal melalui pelatihan ini, perusahaan berharap dapat menciptakan tim kerja yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menjadi representasi nilai-nilai keramahan dan profesionalisme.
