
Pelatihan Hospitality – Bina Mutu Bangsa kembali mengadakan pelatihan hospitality khusus Office Boy pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025 lalu di PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk Pusat, tepatnya Jakarta Barat.
PGN Pusat sebagai perusahaan energi yang berkomitmen terhadap pelayanan prima, memahami bahwa kenyamanan kerja tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh kualitas interaksi antarpegawai. Office boy, sebagai personel yang bersentuhan langsung dengan berbagai divisi, memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif.
Pelatihan ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Dengan pendekatan yang sistematis dan aplikatif, PGN ingin membekali para office boy dengan keterampilan pelayanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelas dan beretika.
Pelatihan berlangsung selama satu hari penuh, dengan pembagian sesi yang dirancang untuk menyentuh aspek soft skill dan hard skill secara seimbang.
Sebelum dimulai, para peserta diminta untuk mengisi pre-test untuk mengukur kemampuan mengenai hospitality terelebih dulu. Materi disampaikan oleh Pak Nico Andriantama, instruktur hospitality Bina Mutu Bangsa yakni meliputi:
- Intro to Hospitality
Peserta diajak memahami makna hospitality sebagai seni melayani dengan hati. Mereka belajar bahwa pelayanan bukan hanya tentang “melakukan tugas”, tetapi tentang menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi orang lain. - Service Excellence
Materi ini menekankan pentingnya konsistensi dalam memberikan layanan terbaik. Office boy dilatih untuk memperhatikan detail, seperti cara menyajikan minuman, merapikan meja, atau menyapa tamu dengan senyum. - Komunikasi Efektif
Sebagai personel yang sering berinteraksi dengan berbagai pihak, kemampuan komunikasi menjadi krusial. Peserta belajar teknik komunikasi verbal dan nonverbal, termasuk intonasi suara, bahasa tubuh, dan pemilihan kata yang sopan. - Etika Kerja
Office boy diajak memahami nilai-nilai profesionalisme, seperti tanggung jawab, kejujuran, dan sikap hormat terhadap hierarki kerja. Materi ini juga membahas pentingnya menjaga penampilan dan kebersihan diri. - Simulasi Situasi Kerja
Setelah sesi teori, peserta mengikuti simulasi situasi kerja nyata. Mereka diminta mempraktikkan cara menyambut tamu, menyajikan minuman, dan merapikan ruang rapat. Simulasi ini dilakukan secara berkelompok, dengan evaluasi langsung dari fasilitator.
Meskipun sebagian peserta awalnya merasa canggung, suasana pelatihan berubah menjadi hangat dan interaktif, pemanasan dengan beberapa permainan dari Pak Nico membuat situasi semakin menyenangkan.
Beberapa peserta juga mulai menyadari bahwa pekerjaan mereka memiliki nilai lebih dari sekadar tugas rutin. Dengan pelayanan yang baik, mereka bisa menjadi bagian penting dari citra perusahaan. Para peserta kembali mengisi post-test untuk mengetahui kemampuan mereka setelah pelatihan.
Pelatihan ini menjadi bukti bahwa setiap peran dalam organisasi layak mendapatkan perhatian dan pengembangan. Office boy bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian integral dari sistem kerja yang sehat dan profesional.
